Askep obesitas pada anak

Buah dada seolah-olah berkembang. Sedangkan pada pria biasanya lemak menimbun di sekitar perut, sehingga memberikan gambaran seperti buah apel.

Orang yang mempunyai kelebihan sel lemak dianggap memiliki pengaturan lemak lebih tinggi oleh mekanisme otoregulasi umpan balik neurogenik untuk pengendalian jaringan adsiposa.

Tampaknya, faktor genetis telah ikut campur dalam menentukan jumlah unsur sel lemak dalam tubuh. Bagaimana pengertian dari obesitas? Obesitas merupakan penyebab utama DM t2. Faktor Neurogenik gangguan hormon Lesi pada nukleus ventromesdialis hipotalamus menyebabkan binatang makan secara berlebihan dan menjadi gemuk.

Wanita cenderung menimbun lemaknya di pinggul dan bokong, sehingga memberikan gambaran seperti buah pir. Paha tampak besar, terutama pada bagian proximal, tangan relatif kecil dengan jari — jari yang berbentuk runcing.

Bagaimana asuhan keperawatan pada pasien dengan obesitas? Untuk mendukung agar fungsi — fungsi tersebut dapat berjalan secara secara optimal, diperlukan keseimbangan energi. Gangguan pernafasan bisa terjadi pada saat tidur dan menyebabkan terhentinya pernafasan untuk sementara waktu tidur apneusehingga pada siang hari penderita sering merasa ngantuk.

Orang yang obesitas, biasanya lebih responsif dibanding orang dengan berat badan normal terhadap isyarat lapar, seperti rasa, bau makanan atau saatnya waktu makan. Lebih lanjut, kembar identik biasanya mampu mempertahankan selisih berat badan sekitar 2 pon antara keduanya sepanjang hidup mereka.

Kanker Banyak jenis kanker yang berkaitan dengan BBL misalnya pada perempuan kanker payudara, uterus, serviks, ovarium dan kandung empedu; pada lelaki kanker kolon, rektum dan prostat.

Penimbunan lemak yang berlebihan dibawah diafragma dan di dalam dinding dada bisa menekan paru-paru, sehingga timbul gangguan pernafasan dan sesak nafas, meskipun penderita hanya melakukan aktivitas yang ringan.

Obesitas bisa menyebabkan berbagai masalah ortopedik, termasuk nyeri punggung bawah dan memperburuk osteoartritis terutama di daerah pinggul, lutut dan pergelangan kaki. Bagaimana patofisiologi dari obesitas?

Penyakit jantung koroner dan Stroke Penyakit-penyakit ini merupakan penyakit kardiovaskular akibat aterosklerosis. Penyakit kandung empadu Orang dengan BBL dapat menghasilkan banyak kolesterol yang berisiko batu kandung empedu.

Seseorang yang menderita obesitas memiliki permukaan tubuh yang relatif lebih sempit dibandingkan dengan berat badannya, sehingga panas tubuh tidak dapat dibuang secara efisien dan mengeluarkan keringat yang lebih banyak.

Lengan atas membesar, pada pembesaran lengan atas ditemukan biasanya pada biseb dan trisebnya Pada penderita sering ditemukan gejala gangguan emosi yang mungkin merupakan penyebab atau keadaan dari obesitas.

Penambahan jaringan lemak meningkatkan aliran darah. Kedua tungkai umumnya berbentuk huruf x dengan kedua pangkal paha bagian dalam saling menempelmenyebabkan laserasi dan ulserasi yang dapat menimbulkan bau yang kurang sedap.

Semuanya dapat menungkatkan tekanan darah. Masalah ortopedi akibat beban tubuh yang terlalu berat. Menerapkan pola makan dengan gizi seimbang dan memperbanyak konsumsi sayur. Bagaimana klasifikasi dari obesitas? Walaupun demikian, mungkin bahwa pengaturan fungsional hipotalamus atau pusat makan neurogenik lain berbeda dengan orang gemuk, dibandingkan dengan orang yang tidak gemuk.

Terdapat 12 provinsi yang memiliki masalah anak gemuk di atas angka nasional dengan urutan prevalensi tertinggi sampai terendah,yaitu: Gangguan pada salah satu bagian otak gangguan hormon Sistem pengontrol yang mengatur perilaku makan terletak pada suatu bagian otak yang disebut hipotalamus.

Kegemukan dan obesitas terjadi akibat asupan energi lebih tinggi daripada energi yang dikeluarkan. Orang-orang yang tidak aktif memerlukan lebih sedikit kalori.

Beberapa penelitian terakhir menunjukkan bahwa penyebab kegemukan dan obesitas bersifat multifaktor, antara lain adanya keterlibatan faktor genetis, gangguan fungsi otak, dan kurang gerak. Jika dilakukan secara teratur, aktivitas fisik dapat mengurangi penumpukan lemak tubuh, meskipun kegiatan ini hanya mempengaruhi sepertiga dari total pengeluaran energi seseorang.

Etiologi Obesitas dapat di sebabkan oleh beberapa faktor antara lainketurunan,pola makan, obat-obatan,psikososial ekonomi, aktivitas, pola pikir dan konsentrasi intake makanan.

Apabila hal ini terjadi akan timbul berbagai masalah, diantaranya Timbunan lemak pada area abdomen yang emnyebabkan tekanan pada otot-otot diagfragma meningkat sehingga menggagu jalan nafasBB yang berlebihan menyebabkan aktifitas yang terganggu sehingga mobilitas gerak terbatasi dan timbul perasaan tidak nyaman, obat-obatan golongan steroid yang memicu nafsu makan tidak terkontrol mengakibatkan perubahan nutrisi yang berlebih, dan krisis kepercayaan diri karena timbunan lemak pada tubuh telah mengubah bentuk badannya.

Lemak berlebih menyebabkan resistensi insulin, dan hiperglikemia berpengaruh negatif terhadap kesehatan. Faktor Genetik Obesitas secara pasti terjadi secara familial.Masalah ini yang menjadikan bahasan dalam asuhan keperawatan dengan obesitas menjadi sangat menarik untuk di angkat dan di pelajari kelompok kami, semoga apa yang kami tulis dalam karya kami dapat menjadi sesuatu yang berguba bagi kami mahasiswa keperawatan khususnya dan khalayak ramai pada umunya.

· This video is unavailable. Watch Queue Queue. Watch Queue Queue.

Asuhan Keperawatan Pada Anak Dengan Obesitas

· Obesitas dapat terjadi pada semua golongan umur, akan tetapi pada anak biasanya timbul menjelang remaja dan dalam masa remaja terutama anak wanita, selain berat badan meningkat dengan pesat, juga pertumbuhan dan perkembangan lebih cepat (ternyata jika periksa usia tulangnya), sehingga pada akhirnya remaja yang cepat tumbuh dan matang itu akan mempunyai tinggi badan yang relative.

Bukan hal yang mengherankan jika pada orang tua yang mengalami obesitas, maka anak – anak mereka pada generasi selanjutnya akan menjumpai masalah yang sama.

American Journal of Clinical Nutrition pernah melakukan penelitian terhadap pasang anak kembar. ASUHAN KEPERAWATAN. PADA ANAK DENGAN OBESITAS Pendahuluan Obesitas adalah kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak berlebihan dengan ambang batas IMT/U > 2 Standar Deviasi (WHO.

Umumnya pengobatan pada obesitas ditunjukkan pada program perbaikan gizi. Namun demikian perlu diperhatikan pula tentang faktor psikososial yang mengizinkan atau memperkuat sikap anak untuk makan banyak dan kurang bergerak. Untuk itu penanganan obesitas melibatkan dokter anak, psikologi perkembangan psikiater anak, pekerja sosial, ahli gizi, dan perawat.

Keterlibatan keluarga adalah Author: ALBADAN.

Askep obesitas pada anak
Rated 3/5 based on 99 review